Kemenangan Swiss Membuat Ekuador Menangis

16 Jun 2014

Kemenangan swiss atas ekuadorMenyaksikan jalannya pertandingan yang super sengit antara timnas swiss dengan ekuador sungguh sangat menarik. 90 menit terasa begitu cepat , beda sekali kalau kita bandingkan dengan lamanya waktu saat menunggu penjelasan materi ketika kita sekolah dulu, ha ha… Saya yakin sahabat blogterselubung.blogdetik.com sebagian besar sudah tahu bagaimana hasil dari laga swiss melawan ekuador, dimana skor untuk laga perdana di grup E ini berakhir 2-1 untuk keunggulan timnas swiss.

Sebagaimana diberitakan oleh berbagai media popular dunia, dua tim yang bertanding ini bukanlah skuad yang jadi unggulan, bahkan sebagian pihak menganggap mereka hanya sebagai penghibur di ajang pesta bola sejagad tahun 2014. Timnas swiss ataupun Ekuador tentu tak akan pernah sepakat dengan para pengamat atau analis sepakbola, mereka pasti datang ke Brasil bukan untuk sekedar menjadi penghibur, mereka pasti punya harapan yang sama untuk mencapai prestasi tertinggi sebagaimana yang dimiliki oleh tim tim tangguh di dunia.

Keinginan untuk menjadi yang terbaik sangat jelas terlihat dalam diri pemain pemain swiss dan ekuador. Hal itu ditunjukkan dengan semangat tinggi yang mereka tunjukkan saat berada di lapangan hijau.Ekuador misalnya nampak begitu agresif melakukan serangan ke daerah pertahanan swiss. Bahkan Enner Valencia mampu melesatkan gol pertamanya di babak awal yang membuat timnas ekuador lebih dulu unggul hingga 45 pertama.

Memasuki babak kedua, swiss berusaha bangkit untuk melakukan serangan ke jantung pertahan ekuador. Para pemain swiss seperti mendapatkan amunisi baru dalam menggempur daerah yang dijaga ketat oleh para pemain bertahan ekuador. Dengan kerja sama yang sangat bagus, tak lama setelah babak kedua dimulai mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1 -1.

Setelah swiss mampu menyamakan kedudukan, mereka nampak makin berenergi dan punya gairah tinggi untuk menambah gol. Serangan demi serangan terus dibangun, sementara disisi lain para pemain ekuador juga tak ada tanda tanda untuk bertahan, mereka juga terus bergerak hingga sempat membuat barisan belakang timnas swiss kedodoran.

Di babak kedua memang penuh dengan kejutan, beberapa pendapat analis bola yang mengatakan bahwa ekuador akan bertahan pada babak kedua sama sekali tidak terbukti. Sebab faktanya ekuador terus menyerang hingga akhirnya mereka harus mengakui keunggulan pasukan Ottmar Hitzfeld saat gol menentukan terjadi di injury time.

Ottmar Hitzfeld memag jenius, mantan pelatih Bayern Muenchen ini mengatakan bahwa di babak pertama para pemainnya masih kalah cepat dengan para pemain ekuador. Ia berusaha mengubah strtaegi dengan mengganti pemain hingga pada akhirnya keputusan yang diambilnya itu mampu memberi swiss 3 poin penuh sebagai modal untuk melangkah ke laga berikutnya.

Dengan bekal kemenangan ini, swiss diramalkan banyak pihak akan mampu mengatasi Honduras dan juga perancis, mereka hanya membutuhkan satu kali lagi kemenangan agar mampu lolos ke babak berikutnya atau hasil seri ketika beberapa pertandingan lain berakhir imbang. Sementara bagi ekuador kekalahan di laga pertama bisa mendatangkan beban berat, terlebih ada lawan lawan lain yang tidak ringan untuk ditaklukkan .

Kekalahan atau kemenangan dalam sepakbola adalah hal biasa, sebagai penonton kita bisa mengambil pelajaran penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Bangkit dari kegagalan ,keluar dari tekanan dan tetap fokus pada tujuan menjadi nilai nilai yang layak kita ingat kembali agar hidup kita makin bijak. Kemenangan tidak tercipta atas prakarsa satu orang, namun memerlukan kerja sama tim yang saling mengerti dan memahami. Semoga bermanfaat dan terima kasih jika sahabat berkenan membagikan artikel ini ke facebook dan twitter. Salam Olahraga…!!!


TAGS #PestaBolaDunia


-

Author

Follow Me